Danamon

SYARAT & KETENTUAN UMUM
LAYANAN D-BANK

I. DEFINISI
  1. Aplikasi D-Bank adalah aplikasi yang dapat di-download dari website resmi Danamon maupun media distribusi aplikasi/software resmi yang ditunjuk Danamon dan memiliki mobile operating system yang terdapat pada telepon seluler/handphone Nasabah guna melakukan transaksi.
  2. Bank adalah PT Bank Danamon Indonesia, Tbk berkedudukan di Jakarta, yang bertindak melalui cabangnya di seluruh Indonesia.
  3. D-Bank adalah Jasa Layanan Informasi dan Transaksi Perbankan yang disediakan oleh Danamon kepada Nasabah selama 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu, serta dapat diakses secara langsung oleh Nasabah melalui telepon seluler/handphone menggunakan menu pada aplikasi D-Bank dengan menggunakan media jaringan internet pada telepon seluler/handphone sesuai ketentuan yang berlaku di Bank.
  4. Danamon Online Banking (DOB) adalah Jasa Layanan Informasi dan Transaksi Perbankan yang disediakan oleh Bank kepada Nasabah selama 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu, serta dapat diakses secara langsung oleh Nasabah melalui komputer/tablet menggunakan menu pada Danamon Online Banking dengan menggunakan media jaringan internet.
  5. Pengguna Danamon Online Banking (DOB) adalah Nasabah yang saat ini telah terdaftar / teregistrasi sebagai pengguna layanan Danamon Online Banking.
  6. D-Cash adalah fitur layanan finansial pada menu D-Bank yang digunakan untuk melakukan penarikan tunai tanpa kartu pada ATM Bank yang bertanda D-Cash bagi penerima transaksi dengan menggunakan nomor ponsel penerima.
  7. Force Majeure adalah setiap keadaan di luar kendali wajar Danamon dan Nasabah dan yang di luar perkiraan dan tidak dapat diperkirakan yang terjadi yang membuat transaksi perbankan tidak mungkin dapat dilanjutkan atau tertunda. Kejadian tersebut adalah termasuk tetapi tidak terbatas pada:
    1. bencana alam, sambaran/serangan petir, gempa bumi, banjir, badai, ledakan, kebakaran dan bencana alam lainnya;
    2. epidemi atau pemberlakuan karantina;
    3. perang, kejahatan, terorisme, pemberontakan, huru hara, perang sipil, kerusuhan, sabotase dan revolusi;
    4. pemogokan;
    5. gangguan virus komputer atau sistem Trojan Horses atau komponen membahayakan yang dapat menggangu layanan, web browser, komputer Pengguna, atau Internet Service Provider; dan
    6. sistem atau transmisi yang tidak berfungsi, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, kebijakan pemerintah, kegagalan sistem perbankan.
  8. Kartu Kredit adalah Kartu yang diterbitkan oleh Danamon atas permohonan Nasabah yang mempunyai fungsi sebagai alat pembayaran dengan menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan dan/atau untuk melakukan penarikan tunai dimana kewajiban pembayaran Pemegang Kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh Penerbit atau Bank dan Pemegang Kartu Kredit berkewajiban melakukan pelunasan kewajiban pembayaran tersebut pada waktu yang disepakati baik secara sekaligus maupun secara angsuran.
  9. Pemegang Kartu Kredit adalah pengguna yang sah atas Kartu Kredit.
  10. Kartu Debit/ATM Danamon adalah kartu yang diterbitkan oleh Bank yang mempunyai fungsi sebagai kartu ATM dan/atau kartu Debit dan/atau fungsi lainnya (a.l. CDM, EDC) memiliki nomor unik yang terdiri 16 digit yang akan ditentukan oleh Bank.
  11. Pemegang Kartu Debit adalah pengguna yang sah atas Kartu Debit.
  12. Kode Aktivasi Mobile Banking adalah kode rahasia yang di-generate oleh sistem Bank dan dikirimkan ke HP Nasabah yang telah terdaftar pada sistem Danamon sebagai bagian dari proses registrasi pertama kali melalui Aplikasi D-Bank.
  13. m-PIN (mobile Personal Identification Number) Mobile Banking adalah kode/sandi rahasia yang digunakan Nasabah pengguna Mobile Banking saat melakukan otorisasi transaksi perbankannya.
  14. Nasabah Mobile Banking adalah perorangan yang memiliki rekening di Bank dan/atau menggunakan fasilitas/layanan Perbankan Aplikasi D-Bank sesuai jenis transaksi serta persyaratan/batasan-batasan yang ditentukan oleh Bank.
  15. OTP (One Time Password) adalah kode rahasia yang dikirimkan melalui SMS oleh sistem Danamon dan dikirimkan ke ponsel Nasabah yang telah terdaftar pada sistem Bank sebagai bentuk otorisasi atas Transaksi pada layanan e-Channel Danamon.
  16. Password Mobile Banking adalah kode/sandi rahasia terkait dengan User ID/Email yang diperlukan Nasabah pengguna D-Bank dan Danamon Online Banking agar dapat mengakses dan menggunakan Aplikasi D-Bank.
  17. Passcode adalah kode rahasia yang terdiri atas 6 angka dan dibuat oleh Nasabah melalui D-Cash pada menu D-Bank sewaktu melakukan transaksi reservasi penarikan tunai tanpa kartu.
  18. Transaksi Finansial adalah adalah transaksi melalui jasa layanan internet banking dan/ atau e-channel Bank lainnya yang berdampak pada perubahan saldo rekening seperti transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian, belanja online, dan transaksi-transaksi lainnya sesuai ketentuan Bank.
  19. Transaksi Non Finansial adalah adalah transaksi melalui jasa layanan internet banking dan/ atau e-channel Bank lainnya yang tidak berdampak pada perubahan saldo rekening seperti informasi saldo, mutasi rekening, informasi kurs, suku bunga, dan transaksi-transaksi lainnya sesuai ketentuan Bank.
  20. User ID / Email adalah identitas Nasabah terkait Password yang diperlukan Nasabah Pengguna  Danamon Online Banking agar dapat mengakses dan menggunakan Aplikasi D-Bank.
  21. Biometric Login adalah salah satu metode login pada aplikasi D-Bank dengan menggunakan sidik jari / fingerprint atau identifikasi wajah / Face ID untuk perangkat handphone yang telah memiliki fitur scan sidik jari (Semua tipe perangkat handphone) dan identifikasi wajah (untuk Handphone dengan sistem operasi IOS tertentu) . Metode login dengan sidik jari ini bertujuan untuk mempermudah aktivitas login Nasabah selain dari login secara manual menggunakan UserID/Email dan Password.
  22. Virtual Account Payment adalah fitur layanan financial pada aplikasi D-Bank yang digunakan untuk melakukan pembayaran ke rekening virtual. Virtual Account merupakan nomor identifikasi pelanggan perusahaan yang dibuat oleh Bank sebagai nomor rekening tujuan penerimaan.
  23. Definisi yang tidak diatur khusus pada Aplikasi D-Bank ini akan berlaku definisi yang tertera pada Syarat dan Ketentuan Umum Rekening dan Layanan Perbankan Bank.
II. REGISTRASI, PENGAKTIFAN, PENGAKHIRAN DAN PENGHENTIAN/ PERUBAHAN D-BANK
  1. Nasabah dapat melakukan registrasi D-Bank sebagai Pengguna Danamon Online Banking (DOB) atau sebagai Pemegang Kartu Debit/ATM atau sebagai Pemegang Kartu Kredit.
  2. Untuk proses registrasi dan aktivasi D-Bank harus melalui aplikasi D-Bank.
  3. Registrasi D-Bank hanya berlaku 1 nomor handphone untuk 1 CIF atau data tunggal yang dimiliki Nasabah di Bank.
  4. Aktivasi ulang (reaktivasi) melalui aplikasi D-Bank harus dilakukan oleh Nasabah apabila :
    • terdapat kondisi reset m-PIN atau
    • Menggunakan device/handphone yang berbeda dan ingin mengakses layanan atau device/handphone Nasabah hilang).
  5. Nasabah harus memasukan m-PIN lama untuk penggunaan device/ handphone yang berbeda pada saat aktivasi ulang.
  6. Penutupan Aplikasi D-Bank dapat dilakukan oleh Nasabah melalui cabang Bank dan Hello Danamon.
  7. Apabila Nasabah melakukan penutupan layanan D-Bank dimana terdapat instruksi transaksi yang telah dilakukan sebelumnya untuk dijalankan oleh Bank pada hari yang telah ditentukan oleh Nasabah, maka transaksi tersebut akan dibatalkan dan tidak mengikat Bank.
  8. Bank dapat sewaktu-waktu menghentikan dan melakukan perubahan fitur dan/atau layanan melalui Aplikasi D-Bank (baik berupa pembatasan maupun penambahan) dan atas penghentian dan/ atau perubahan tersebut akan diberitahukan oleh Bank melalui media komunikasi yang tersedia pada Bank; demikian pula Ketentuan Umum yang berlaku untuk setiap perubahan fitur dan atau layanan tersebut.
  9. Sebelum Nasabah menggunakan layanan D-Bank, Nasabah wajib membaca, mengerti, memahami dan menyetujui karakteristik, risiko dan ketentuan-ketentuan dari D-Bank.
III. USER ID/Email, PASSWORD, LOGIN SIDIK JARI, KODE AKTIVASI & M-PIN
  1. Nasabah Pengguna Danamon Online Banking (DOB) dapat menggunakan User ID/Email dan Password DOB yang dimilikinya pada aplikasi D-Bank.
  2. Nasabah Pemegang Kartu Debit/ATM dan Kartu Kredit harus memasukan data yang diminta pada aplikasi D-Bank untuk pembuatan User ID/Email dan Password.
  3. Kode Aktivasi akan dikirimkan oleh sistem Bank setelah proses validasi atas data dan pembuatan User ID/Email serta Password dinyatakan berhasil ke nomor telepon selular Nasabah yang terdaftar pada sistem Bank. Pembuatan m-PIN dilakukan oleh Nasabah sendiri setelah kode aktivasi berhasil dikirimkan dan divalidasi oleh sistem Bank. Penggunaan User ID/Email, Password dan m-PIN merupakan kewenangan Nasabah.
  4. Nasabah wajib mengamankan User ID/Email, Password dan m-PIN untuk kepentingannya sendiri dengan cara antara lain :
    • Melakukan penggantian Password dan m-PIN secara berkala.
    • Gunakan User ID/Email, Password dan m-PIN dengan hati-hati agar tidak diketahui orang lain.
    • Tidak mencatat/menyimpan User ID/Email, Password dan m-PIN pada handphone, benda-benda lainnya atau tempat-tempat yang mudah diketahui oleh orang lain.
    • Tidak memberikan User ID/Email, Password dan m-PIN pada orang lain termasuk kepada petugas Bank atau anggota keluarga/orang terdekat.
    • Tidak menggunakan Password dan m-PIN yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau identitas pribadi Nasabah.
    • Tidak memberikan atau menolak terhadap penggunaan User ID/Email, Password, m-PIN yang dituntun oleh orang lain atau pihak luar atau pihak Bank.
  5. Apabila User ID/Email, Password dan m-PIN tersebut telah diketahui oleh orang lain, Nasabah wajib segera melakukan perubahan Password atau mengajukan penutupan D-Bank dan melakukan registrasi ulang, seperti halnya Nasabah melakukan registrasi pertama kali.
  6. Jika Nasabah lupa password / terdapat data yang berbeda misalnya No Handphone yang memerlukan pengkinian data Nasabah,  Maka dapat mengunjungi Cabang Bank Danamon atau Hubungi Hello Danamon.
  7. Nasabah wajib mengamankan penggunaan fitur login dalam aplikasi D-Bank menggunakan sidik jari/Fingerprint atau Identifikasi wajah/Face ID dengan cara sebagai berikut :
    • Membatasi penambahan jumlah sidik jari / identifikasi wajah pada perangkat handphone yang terlalu banyak / yang tidak diperlukan.
    • Tidak mendaftarkan sidik jari / identifikasi wajah selain dari Nasabah pemilik rekening (yang melakukan akses ke D-Bank).
    • Tidak memberikan perangkat handphone maupun akses scan sidik jari / identifikasi wajah kepada orang lain termasuk petugas Bank atau anggota keluarga/orang terdekat.
  8. Apabila terdapat sidik jari / Identifikasi wajah baru yang ditambahkan / disimpan pada perangkat handphone, maka fitur login sidik jadi akan dinonaktifkan secara otomatis pada saat Nasabah membuka aplikasi D-Bank. Nasabah dianjurkan untuk melakukan pengecekan kembali apakah betul penambahan sidik jari / Identifikasi wajah tersebut atas kehendak Nasabah dan merupakan milik Nasabah sendiri serta Nasabah harus melakukan login manual (menggunakan Email/UserID dan Password) dan kembali melakukan aktivasi fitur Biometric login  kembali.
  9. Aplikasi D-Bank tidak menyimpan data sidik jari / Identifikasi wajah Nasabah. Melainkan hanya menggunakan sidik jari / identifikasi wajah yang telah diverifikasi serta disimpan oleh pemilik Handphone selaku pemilik rekening yang akan melakukan akses aplikasi D-Bank.
  10. Untuk Biometric Login menggunakan Sidik Jari / Fingerprint, dapat digunakan pada semua jenis perangkat Handphone yang memiliki fitur scan dan penyimpanan Sidik Jari / Fingerprint
  11. Untuk Biometric Login menggunakan Identifikasi Wajah / Face ID, dapat digunakan hanya pada jenis perangkat handphone tertentu dengan sistem operasi IOS yang telah memiliki fitur scan dan penyimpanan Identifikasi wajah / Face ID
  12. Nasabah bertanggung jawab atas seluruh instruksi Transaksi Perbankan yang dilakukannya dengan menggunakan Password dan m-PIN Nasabah termasuk segala risiko yang akan timbul.
  13. Nasabah dapat menghubungi Hello Danamon untuk melakukan pertanyaan terkait User ID/Email miliknya sendiri, apabila Nasabah tidak mengingat User ID/Email -nya dengan terlebih dahulu melalui verifikasi kebenaran Nasabah.
  14. Apabila Kartu Debit/ATM Nasabah dinonaktifkan sesuai dengan ketentuan pada Bank (karena hilang/rusak/blokir/habis masa berlakunya), Nasabah hanya dapat melakukan transaksi terbatas pada D-Bank sampai Kartu Debit/ATM diganti dan/atau diaktifkan kembali.
  15. Nasabah disarankan untuk melakukan pencegahan dan pengamanan terhadap Ponsel antara lain seperti:
    • Update Program Anti Virus.
    • Update Operating System.
    • Tindakan pencegahan mengakses website yang tidak diinginkan.
  16. Nasabah diwajibkan untuk melaporkan kepada Bank melalui Hello Danamon/cabang jika mengetahui adanya penyalahgunaan akses D-Bank oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
  17. Nasabah disarankan untuk tidak memberikan data/informasi Nasabah dalam bentuk apapun kepada pihak lain yang tidak berkepentingan dan Nasabah diwajibkan untuk melakukan konfirmasi dan melaporkan dengan segera pada Bank jika terdapat tindakan mencurigakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui Hello Danamon maupun Cabang, Website dan media lainnya yang dapat dipergunakan sebagai media pelayanan Nasabah
  18. Nasabah tidak dapat menggunakan Password yang sama seperti sebelumnya pada saat melakukan penggantian Password pada D-Bank.
  19. Penggunaan Password dan m-PIN pada layanan D-Bank memiliki kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditanda-tangani oleh Nasabah.
IV. PEMBLOKIRAN LAYANAN D-BANK
  1. Nasabah dengan ini mengetahui dan menyetujui, bahwa Bank berhak memblokir dan/ atau menutup Aplikasi D-Bank Nasabah apabila :
    • Nasabah salah memasukkan Password/m-PIN sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut.
    • Bank mengetahui atau memiliki cukup alasan dan/atau bukti yang dapat diduga bahwa telah atau akan terjadi penipuan atau kejahatan yang menyangkut Rekening dan/atau D-Bank yang digunakan Nasabah.
    • Nasabah telah memberikan data yang diperlukan Bank secara tidak benar/lengkap kepada Bank.
    • Nasabah tidak memenuhi atau melakukan pelanggaran terhadap Ketentuan Umum ini.
    • Permintaan dari instansi Kepolisian, Kejaksaan atau Pengadilan atau instansi lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    • Nasabah tidak melakukan pengaktifan Aplikasi D-Bank sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank.
    • Jika Nasabah memblokir &/ menghapus aplikasi D-Bank, maka untuk dapat menggunakan aplikasi kembali Nasabah harus melakukan download dan aktivasi ulang
  2. Apabila terjadi pemblokiran layanan yang dikarenakan permintaan Nasabah atau kesalahan penginputan Password maka Nasabah harus mengajukan reset Password melalui Cabang/Hello Danamon dan tanpa perlu melakukan registrasi ulang melalui aplikasi D-Bank seperti halnya Nasabah melakukan registrasi pertama kali.
  3. Namun apabila terjadi pemblokiran layanan yang dikarenakan kesalahan penginputan m-PIN maka Nasabah harus mengajukan reset m-PIN melalui Cabang/ Hello Danamon dan wajib melakukan registrasi ulang melalui aplikasi D-Bank seperti halnya Nasabah melakukan registrasi pertama kali.
V. PENGGUNAAN D-BANK
  1. UMUM
    1. Nasabah dengan ini menyetujui, bahwa layanan D-Bank hanya dapat digunakan untuk jenis-jenis transaksi yang telah ditentukan Bank dan Nasabah harus memenuhi persyaratan serta mematuhi limit/ batasan transaksi yang telah ditentukan oleh Bank.
    2. Dalam menggunakan layanan/ Transaksi Finansial dan/atau Non Finansial yang disediakan oleh Bank melalui layanan D-Bank, Nasabah wajib mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh Bank, dan serta memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh Bank, berikut segenap peraturan perundangan yang secara khusus mengatur mengenai penggunaan layanan dan transaksi yang dilakukan.
    3. Setiap pemakaian paket data yang timbul pada saat melakukan akses ke Aplikasi D-Bank menjadi tanggung jawab Nasabah sesuai dengan ketentuan masing-masing operator/ penyedia layanan telpon seluler.
    4. Rekening (-Rekening) yang dapat diakses adalah Rekening (-Rekening) (sebagai source account/Rekening asal) pada Bank yang terdaftar dalam 1 (satu) kode identifikasi Nasabah (CIF) dan Rekening join accountdengan tipe or.
    5. Nasabah dengan ini menyetujui, bahwa Bank hanya melaksanakan transaksi berdasarkan instruksi Nasabah yang disampaikan melalui layanan D-Bank, namun Bank berhak menunda dan/atau membatalkan pelaksanaan layanan D-Bank antara lain :
      • Tidak tersedianya dana pada Rekening Nasabah yang terkait dengan layanan D-Bank ini ketika transaksi akan dilaksanakan oleh Bank.
      • Rekening dan/ atau layanan D-Bank Nasabah dalam status diblokir serta Kartu Debit/ATM Danamon terblokir atau Rekening Nasabah yang akan di debet telah ditutup.
      • Bank mengetahui atau memiliki cukup bukti dan/ alasan untuk menduga bahwa telah atau akan terjadi penipuan atau kejahatan transaksi.
      • Instruksi yang diberikan Nasabah bertentangan dengan peraturan perbankan dan atau perundang-undangan yang berlaku.
      • Pemblokiran rekening atas permintaan instansi yang berwenang.

      Setiap penundaan dan/atau pembatalan pelaksanaan layanan D-Bank akan diinformasikan melalui media komunikasi Bank.

    6. Dalam melaksanakan instruksi Nasabah, Bank berhak menerapkan prosedur/ persyaratan khusus seperti penerapan prosedur pengamanan untuk validasi data dan kebenaran instruksi Nasabah sebagaimana penerapan pada poin 11
    7. Sistem Bank akan meminta konfirmasi dengan menginput mPIN Nasabah atas setiap transaksi yang dilakukan Nasabah.
    8. Dalam menggunakan layanan D-Bank, Nasabah wajib memastikan ketepatan dan kelengkapan instruksi yang diberikan (termasuk kewajiban untuk memastikan bahwa semua data yang diperlukan untuk transaksi telah diisi/ diberikan secara lengkap dan benar) sesuai format perintah/ instruksi yang telah ditentukan oleh Bank. 
      Semua kerugian dan/ atau risiko yang timbul akibat kelalaian, ketidaktepatan dan/ atau ketidaklengkapan dan/atau ketidakbenaran data dan/ atau perintah/ instruksi yang disampaikan Nasabah merupakan risiko dan menjadi tanggung jawab Nasabah.
    9. Setiap data/ keterangan dan setiap instruksi pengoperasian layanan D-Bank yang tersimpan pada data Bank adalah benar dan sah, serta mengikat untuk setiap transaksi yang dilakukan Nasabah melalui layanan D-Bank. Nasabah wajib segera memberitahukan kepada Bank atas setiap perubahan data/ keterangan dan hal-hal lain yang berbeda dari data/ keterangan yang pernah diberikan kepada Bank. Kelalaian Nasabah tidak memberitahukan perubahan tersebut kepada Bank, merupakan tanggung jawab Nasabah.
    10. Nasabah wajib menginput m-PIN sebagai tanda persetujuan atas instruksi Transaksi Non Finansial dan atau Transaksi Finansial serta pada saat yang bersamaan sistem akan merekam data/informasi yang telah disetujui Nasabah dan akan tersimpan pada pusat data Bank. Data/informasi tersebut merupakan data yang benar, sah dan diterima oleh Bank serta merupakan bukti yang sah atas instruksi dari Nasabah kepada Bank.
    11. Nasabah harus melakukan updateterhadap Aplikasi D-Bank setiap kali terdapat versi terbaru yang dikeluarkan oleh pihak Bank.
    12. Aplikasi D-Bankdapat diakses 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, tetapi Nasabah menyetujui dan memahami bahwa pada waktu tertentu, Aplikasi D-Bank kemungkinan tidak dapat diakses karena dalam proses maintenance sistem dan akan diberitahukan oleh Bank melalui media komunikasi yang tersedia pada Bank sebelum proses maintenance sistem dilakukan.
    13. Nasabah harus melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap kualitas jaringan masing-masing operator/penyedia layanan telepon seluler pada saat mengakses Aplikasi D-Bank dan Bank tidak bertanggung jawab atas kegagalan Transaksi Perbankan yang diakibatkan oleh hal-hal tersebut di atas.
    14. Nasabah wajib memastikan bahwa perangkat elektronik yang digunakan untuk mengakses Aplikasi D-Bank dirawat secara berkala serta bebas dari virus dan/atau piranti lunak apapun yang dapat menimbukan gangguan terhadap sistem perangkat elektronik yang digunakan Nasabah maupun sistem Bank.
    15. Hak penggunaan Aplikasi D-Bank yang dialihkan tanpa sepengetahuan Bank, baik sebagian atau seluruhnya, untuk sementara atau selamanya kepada pihak lain menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari Nasabah.

  2. LAYANAN TRANSAKSI NON-FINANSIAL
    1. Pelaksanaan Transaksi Non Finansial oleh Bank tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundangan regulator dan perbankan yang berlaku.
    2. Setiap Transaksi Non Finansial yang dilakukan melalui layanan D-Bank akan tercatat pada sistem Bank.

  3. LAYANAN TRANSAKSI FINANSIAL
    1. Terkait dengan Transaksi Finansial berupa pindah buku dan atau transfer dana ke bank lain: Bank atas persetujuan Nasabah berhak meminta keterangan tambahan (termasuk dokumen/surat lainnya) apabila diperlukan dengan cara melakukan verifikasi dan konfirmasi kepada Nasabah terkait dengan transaksi.
    2. Dalam hal Transaksi Finansial dengan tanggal efektif pada tanggal yang akan datang atau Transaksi Finansial berkala, maka Nasabah diberi kesempatan untuk membatalkan transaksi tersebut dengan melakukan pembatalan transaksi melalui Aplikasi D-Bank selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal efektif transaksi yang bersangkutan.
    3. Setiap instruksi Transaksi Finansial dari Nasabah atas transaksi yang berhasil dilakukan oleh Bank, maka Nasabah akan mendapatkan bukti transaksi berupa nomor referensi sebagai bukti yang mengikat Bank bahwa transaksi tersebut telah dilakukan oleh Bank.
    4. Apabila terdapat penolakan akseptasi/retur, maka dana akan dikembalikan oleh Bank dengan mengkredit rekening asal pendebetan sesuai dengan prosedur yang berlaku pada Bank setelah dipotong biaya-biaya transaksi transfer tersebut. Atas kerugian yang timbul akibat retur sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah dan setiap penolakan akan diberitahukan kepada Nasabah melalui email transaksi yang dikirimkan ke email Nasabah yang terdaftar.
    5. Selain ketentuan-ketentuan yang secara tegas diatur dalam Ketentuan-ketentuan Umum Pemindahbukuan/Transfer dana, Nasabah selaku pengirim dana dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada peraturan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia, serta semua peraturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sehubungan dengan transaksi pemindahbukuan, , serta kelaziman dalam praktek perbankan.

  4. TRANSFER RUPIAH KE REKENING DANAMON (PINDAH BUKU)
    1. Transaksi pemindahbukuan (“Pindah Buku”) dalam mata uang Rupiah yang tersedia pada Bank dapat dilakukan Nasabah selaku Pengirim melalui layanan D-Bank.
    2. Bank akan melaksanakan perintah Pindah Buku setelah data terkait pelaksanaan Pindah Buku diterima secara lengkap dan jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank dan pendebetan akan dilakukan pada saat transaksi Pindah Buku dilaksanakan dan dikirimkan pada rekening Penerima.
    3. Sistem Bank akan melaksanakan Pindah Buku sesuai data yang telah diinput oleh Nasabah selaku Pengirim melalui aplikasi D-Bank termasuk mengirimkan berita-berita yang berhubungan dengan Pindah Buku dengan menggunakan kata-kata, kode atau angka yang jelas (bila ada) dengan tetap memperhatikan dan tunduk pada Peraturan Perundangan yang berlaku dan kebiasaan yang berlaku pada Bank.
    4. Pindah Buku dalam mata uang rupiah adalah transaksi pemindahbukuan uang atas instruksi Nasabah ke rekening sendiri atau pihak lain yang ada di Bank dalam mata uang yang sama dengan rekening asal pendebetan. Pindah Buku dapat dilakukan untuk transaksi sekarang (immediate), mendatang (future dated) dan berkala (recurring) selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
    5. Nasabah selaku Pengirim dengan ini setuju bahwa Bank berwenang penuh untuk :
      • menolak melaksanakan perintah pemindahbukuan jika :
        • Pengirim menolak untuk melengkapi data terkait perintah pemindahbukuan;
        • Pengirim menolak memberikan informasi lainnya yang dibutuhkan (sesuai prosedur yang berlaku pada Bank);
        • dana tidak cukup tersedia;
      • menolak transaksi pemindahbukuan akibat dari rekening baik Nasabah selaku Pengirim maupun Nasabah selaku Penerima terblokir karena terdapat permintaan dari otoritas yang berwenang (antara lain : PPATK atau instansi lain yang berwenang) dan/atau aparat penegak hukum sesuai regulasi yang berlaku atau berdasarkan penetapan/putusan pengadilan.
      • membebankan biaya sehubungan dengan pelaksanaan pemindahbukuan oleh Bank, maupun biaya-biaya lainnya yang berlaku sehubungan dengan pelaksanaan perintah pemindahbukuan. Dan biaya tersebut sepenuhnya disetujui untuk dibebankan sesuai dengan perintah Nasabah selaku Pengirim. Jumlah dan pelaksanaan pembayaran tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank.
    6. Nasabah selaku Pengirim setuju dan bertanggung jawab atas segala tuntutan, gugatan dan klaim/ganti rugi dalam bentuk apapun dan dari pihak manapun juga dalam hal terjadi :
      • kelalaian Nasabah selaku Pengirim dalam melengkapi perintah pemindahbukuan;
      • adanya penolakan Bank sebagaimana yang telah disebutkan pada butir 5.

  5. TRANFER RUPIAH ANTAR BANK (IBFT ONLINE – SKN – RTGS) & PEMBAYARAN
    1. Definisi untuk transfer dana adalah sebagai berikut :
      • Pengirim (sender) adalah Pengirim Asal, Penyelenggara Pengirim Asal, dan semua Penyelenggara Penerus yang menerbitkan Perintah transfer dana.
      • Pengirim Asal adalah Pihak yang pertama kali mengeluarkan perintah transfer dana.
      • Penyelenggara Pengirim adalah Penyelenggara Pengirim Asal dan/atau Penyelenggara Penerus yang mengirimkan Perintah Transfer Dana.
      • Penyelenggara Pengirim Asal adalah Penyelenggara yang menerima Perintah Transfer Dana dari Pengirim Asal untuk membayarkan atau memerintahkan kepada Penyelenggara lain untuk membayar sejumlah Dana tertentu kepada Penerima.
      • Penyelenggara Penerima adalah Penyelenggara Pengirim Asal, Pemyelenggara Penerus dan/atau Penyelenggara Penerima Akhir yang menerima Perintah transfer dana, termasuk bank sentral dan Penyelenggara lain yang menyelenggarakan kegiatan penyelesaian pembayaran antar-Penyelenggara.
      • Penyelenggara Penerus adalah Penyelenggara Penerima selain Penyelenggara Pengirim Asal dan Penyelenggara Penerima Akhir.
      • Penyelenggara Penerima Akhir adalah Penyelenggara yang melakukan pembayaran atau menyampaikan dana hasil transfer kepada Penerima.
      • Penerima (Beneficiary) adalah pihak yang disebut dalam perintah transfer dana untuk menerima dana hasil transfer.
      • SKN adalah proses transfer dengan tujuan ke rekening bank lain di Indonesia dalam mata uang Rupiah, melalui media SKN atau Bank pelaksana Kliring (non RTGS).
      • RTGS adalah sistem transfer dana elektronik antar Bank peserta dalam mata uang Rupiah yang dikelola oleh Bank Indonesia untuk kepentingan peserta, Nasabah peserta dan pihak lainnya yang dilakukan secara real time (cepat), aman dan efisien penyelesaiannya.
      • Transfer Online melalui jaringan ATM Bersama/Alto/PRIMA adalah transfer dana secara online ke bank/institusi lain yang termasuk dalam anggota ATM Bersama/Alto/PRIMA melalui suatu perusahaan switchingdalam mata uang Rupiah, dimana dana akan diterima secara langsung pada rekening penerima.
    2. Transaksi Pengiriman Uang (Transfer) dalam mata uang Rupiah dapat dilakukan Nasabah selaku Pengirim melalui Aplikasi D-Bank.
    3. Bank akan melaksanakan perintah transfer setelah data terkait pelaksanaan transfer diterima secara lengkap dan jelas sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Bank.
    4. Sistem Bank akan melaksanakan transfer dana sesuai data yang telah diinput oleh Nasabah selaku Pengirim melalui D-Bank termasuk mengirimkan berita-berita yang berhubungan dengan transfer dana dengan menggunakan kata-kata, kode atau angka yang jelas (bila ada) dengan tetap memperhatikan dan tunduk pada Peraturan Perundangan yang berlaku dan prosedur Bank.
    5. Transfer Dalam Rupiah (SKN/RTGS/Online Melalui Jaringan ATM Bersama/Alto/PRIMA):
      • Transaksi transfer dalam Rupiah dapat dilakukan dengan menggunakan sistem layanan SKN (Sistem Kliring Nasional) atau RTGS (Real Time Gross Settlement) atau secara Online melalui jaringan ATM Bersama/Alto/PRIMA.
      • Transaksi yang dilakukan di luar batas waktu transaksi untuk jenis layanan SKN dan RTGS akan diproses dan didebit pada hari kerja berikutnya, sedangkan untuk jenis layanan Online melalui jaringan ATM Bersama/Alto/PRIMA, transaksi dapat dilakukan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
    6. Bank berhak untuk dan dengan ini diberi wewenang/kuasa penuh untuk mengambil tindakan-tindakan yang lazim berdasarkan ketentuan ini, antara lain: mempergunakan Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir, dan/atau melaksanakan transfer dari tempat yang ditentukan oleh Bank dalam hal terjadi gangguan pada sistem operasional Bank, serta melakukan konfirmasi dengan pihak terkait.
    7. Nasabah selaku Pengirim dengan ini setuju bahwa perintah transfer yang telah dijalankan oleh Bank secara otomatis mengikat Pengirim pada saat Bank menerima perintah transfer tersebut dan perintah transfer tersebut tidak dapat dibatalkan/diubah dengan alasan apapun.
    8. Nasabah selaku Pengirim dengan ini setuju bahwa Bank berwenang penuh untuk:
      • menolak melaksanakan perintah transfer jika Nasabah selaku Pengirim menolak untuk melengkapi data terkait perintah transfer dan/atau Nasabah selaku Pengirim menolak memberikan informasi lainnya yang dibutuhkan (sesuai prosedur yang berlaku pada Bank) atau karena dana tidak cukup tersedia atau karena rekening tidak aktif termasuk jika Nasabah selaku Pengirim melakukan transfer yang melampaui jumlah saldo kredit yang mengakibatkan saldo rekening Nasabah selaku Pengirim menjadi debet (overdraft/cerukan) tanpa fasilitas kredit yang telah disetujui Bank secara tertulis dan dokumentasi kredit yang dipersyaratkan telah dilengkapi sebelum transaksi dilakukan dan apabila dalam kondisi tertentu rekening Nasabah terjadi debet (overdraft/cerukan) maka Nasabah setuju dan bersedia membayar bunga overdraftsesuai ketentuan yang berlaku;
      • membatalkan transaksi transfer atau menghentikan sementara/menunda atau memblokir atau meretur transaksi transfer jika terdapat permintaan dari otoritas yang berwenang (antara lain: PPATK atau instansi lain yang berwenang) dan/atau aparat penegak hukum sesuai regulasi yang berlaku atau melakukan pembatalan perintah transfer berdasarkan penetapan/putusan pengadilan;
      • memberikan data Nasabah selaku Pengirim terkait transaksi transfer jika terdapat permintaan dari Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir;
      • membebankan biaya sehubungan dengan pelaksanaan transfer oleh Bank, antara lain biaya transfer, faksimili, teleks dan/atau komisi, jasa-jasa Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima akhir maupun biaya-biaya lainnya yang berlaku sehubungan dengan pelaksanaan/pembatalan perintah transfer. Dan biaya tersebut sepenuhnya disetujui untuk dibebankan sesuai dengan perintah Nasabah selaku Pengirim. Jumlah dan pelaksanaan pembayaran tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank;
      • melakukan pendebitan kembali atas perintah transfer dana jika pendebitan rekening di awal tidak berhasil dilakukan oleh karena proses sistem terputus atau kerusakan sistem lainnya, dimana dana telah berhasil dikreditkan ke rekening Penerima atau diteruskan ke Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir;
      • merubah Ketentuan Umum Transfer dan perubahan tersebut akan diberitahukan sesuai prosedur yang berlaku pada Bank.
    9. Nasabah selaku Pengirim setuju dan dengan ini menjamin serta membebaskan Bank dari kewajiban, tuntutan, gugatan dan klaim apapun serta dari pihak manapun (termasuk dari Pengirim sendiri maupun Penerima), serta dari tanggung-jawab atas setiap dan semua kerugian dan/atau resiko yang timbul, baik karena:
      • kelalaian Pengirim dalam melengkapi perintah transfer;
      • transfer terlambat atau tidak diterima atau ditolak oleh Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir karena Pengirim telah lalai/keliru dalam memberikan perintah transfer atau karena alasan apapun di luar kendali Bank (termasuk terjadinya kerusakan/cacat/kesalahan/gangguan/kekurangan/kehilangan dalam pengiriman perintah transfer maupun berita baik yang disampaikan melalui faksimili, teleks, swift, BI-RTGS, atau media lainnya, ataupun karena kesalahan yang dilakukan Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir);
      • instruksi yang dikirimkan Bank tidak dijalankan/ditunda oleh Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir meskipun Bank sendiri yang mengambil inisiatif untuk menggunakan Penyelenggara Penerima/Penyelenggara Penerus/Penyelenggara Penerima Akhir tersebut;
      • terjadi penghentian sementara atau penundaan atau pemblokiran atau retur sesuai ketentuan regulasi yang berlaku;
      • adanya pembatalan perintah transfer oleh Pengirim;
      • setiap penurunan nilai nominal yang ditransaksikan karena pajak atau pungutan atau depresiasi;

  6. PEMBUKAAN REKENING
    1. Pembukaan Rekening melalui layanan D-Bank ini hanya untuk Nasabah Existing Bank yang sudah memiliki Rekening Danamon.
    2. Pembukaan rekening melalui layanan D-Bank tersedia untuk Pembukaan Tabungan FLEXIMAX, Tabungan Danamon LEBIH dan TabunganMU.
    3. Nasabah harus melakukan akses/loginke aplikasi D-Bank kemudian pilih menu Pembukaan Rekening.
    4. Nasabah harus melakukan pemilihan sumber dana yang diinginkan, memasukkan nominal/jumlah initial deposit, sumber pendanaan dan tujuan pembuatan rekening kemudian Nasabah diminta untuk memasukan m-PIN.
    5. Pembukaan Rekening melalui layanan D-Bank ini hanya bisa dilakukan pada jam operasional Bank, apabila bertepatan dengan hari libur/batas waktu transaksi, maka pembukaan rekening akan di proses pada hari kerja Bank berikutnya.
    6. Nasabah yang sudah berhasil melakukan pembukaan rekening dapat datang ke cabang Bank untuk melakukan linking kartu Debit/ATM.
    7. Pembukaan rekening dapat langsung dijadikan sumber dana atas transaksi tertentu seperti transfer antar Bank Danamon.
    8. Atas transaksi yang berhasil, Nasabah akan memperoleh konfirmasi atas transaksi tersebut.
    9. Segala risiko yang timbul akibat kelalaian Nasabah di dalam merahasiakan transaksi ini menjadi tanggung jawab Nasabah.
    10. Nasabah telah mengetahui dan menerima risiko serta konsekuensi atas kondisi-kondisi tertentu yang mengakibatkan transaksi tidak dapat dilakukan terutama berkaitan dengan pembukaan rekening di Layanan D-Bank seperti dana dari rekening sumber tidak mencukupi, salah melakukan penginputan data, dan melewati waktu transaksi yang telah ditetapkan oleh Bank.
    11. Nasabah telah membaca, menerima, memahami dan menyetujui mekanisme pembukaan Rekening secara online.

  7. TARIK TUNAI TANPA KARTU DI ATM DANAMON (D-CASH)
    1. Nasabah harus melakukan reservasi terlebih dahulu melalui menu D-Cash untuk dapat melakukan Transaksi Tarik Tunai tanpa kartu pada ATM Danamon. Adapun masa reservasi D-Cash adalah maksimal 2 Jam
    2. Nasabah wajib memilih nominal jumlah penarikan, memasukkan Nomor ponsel tujuan pemilik yang akan melakukan penarikan tunai (Nasabah maupun pihak ketiga) dan membuat passcodesendiri melalui menu D-Cash pada saat melakukan reservasi. Bank akan mengirimkan SMS konfirmasi ke nomer telpon seluler Nasabah yang terdaftar di Bank atas setiap reservasi yang dilakukan oleh Nasabah; dimana tercantum informasi bahwa transaksi berhasil, nominal, passcode dan nomor referensi D-Cash referensi & referensi transaksi.
    3. Setiap reservasi yang dilakukan Nasabah memiliki masa berlaku tertentu untuk dapat dilakukan penarikan tunai di ATM Danamon dan hal tersebut diinformasikan melalui SMS konfirmasi reservasi.
    4. Nasabah wajib menjaga kerahasiaan atas pilihan nominal jumlah penarikan dan pasccode-nya sewaktu ingin melakukan tarik tunai tanpa kartu di ATM Danamon.
    5. Nasabah mengetahui dan menerima risiko yang timbul akibat kelalaian Nasabah di dalam merahasiakan pilihan nominal jumlah penarikan dan passcode.
    6. Nasabah harus memasukkan kombinasi data berupa nomor ponsel, passcode dan nominal penarikan pada layar ATM Danamon. Jika lolos verifikasi, maka OTP akan dikirimkan langsung ke ponsel Nasabah berupa SMS Notifikasi.
    7. OTP memiliki masa berlaku tertentu sebagaimana tercantum pada pemberitahuan melalui SMS Notifikasi saat transaksi akan dilaksanakan.
    8. Nasabah harus melakukan reservasi ulang apabila :
      • terjadi kesalahan penginputan OTP sebanyak 3 kali
      • dana pada rekening tidak mencukupi
      • masa berlaku reservasi telah terlewatkan (2 jam)
    9. Untuk setiap transaksi tarik tunai tanpa kartu yang berhasil melalui ATM Danamon maka Nasabah akan menerima resi/struk penarikan tunai tanpa kartu dan dana akan langsung terdebet pada rekening sumber pendebetan. Atas transaksi yang berhasil, Nasabah akan memperoleh konfirmasi atas transaksi tersebut dan pihak ketiga juga akan memperoleh informasi bahwa terdapat transaksi D-Cash yang dimilikinya dan bersifat private(hanya dapat dibaca oleh Nasabah dan Pihak Ketiga).
    10. Pembatalan reservasi dapat dilakukan oleh Nasabah melalui menu D-Cash dengan memilih pembatalan dan memasukan no referensi yang dikirimkan pada saat SMS konfirmasi reservasi.
    11. Nasabah harus melakukan pembatalan reservasi dan melakukan reservasi ulang apabila ingin melakukan perubahan pilihan nominal jumlah penarikan.
    12. Pemberian informasi atas keberhasilan reservasi tarik tunai atau sebaliknya kepada Nasabah dapat disampaikan oleh Bank (dalam hal ini Cabang dan Hello Danamon; hal ini berkaitan dengan SMS Konfirmasi yang terlambat/tidak diterima oleh Nasabah pada saat melakukan transaksi ini.
    13. Untuk transaksi tarik tunai tanpa kartu hanya dapat dilakukan pada ATM Danamon yang memiliki tanda khusus baik berupa stiker maupun tanda khusus lainnya yang diletakkan pada ATM tersebut.
    14. Segala risiko yang timbul akibat kelalaian Nasabah di dalam merahasiakan transaksi ini menjadi tanggung jawab Nasabah.
    15. Nasabah telah mengetahui dan menerima risiko serta konsekuensi atas kondisi-kondisi tertentu yang mengakibatkan transaksi tidak dapat dilakukan terutama berkaitan dengan Transaksi Tarik Tunai tanpa kartu di ATM Danamon seperti dana tidak mencukupi, salah melakukan penginputan data, dan melewati batas waktu transaksi yang telah ditetapkan oleh Bank.
    16. Nasabah bersedia menyampaikan passcodekepada penerima D-Cash dengan cara yang dianggap aman.
VI. BATASAN TRANSAKSI FINANSIAL
  1. Transaksi Finansial yang dapat dilakukan oleh Nasabah mengikuti layanan yang dapat disediakan oleh Bank dan dapat berubah sesuai dengan kondisi Bank.
  2. Besarnya limit Transaksi Finansial per hari adalah sesuai dengan ketentuan pada Bank yang dapat dilihat pada….www.danamon.co.id Nasabah dengan ini memberikan persetujuan kepada Bank bahwa Bank atas pertimbangannya sendiri berhak dan berwenang setiap saat mengubah besarnya limit Transaksi Finansial dan setiap perubahan atas besarnya limit Transaksi Finansial akan disampaikan oleh Bank kepada Nasabah melalui media komunikasi yang tersedia pada Bank.
  3. Limit Transaksi Finansial ini merupakan limit yang terpisah dari limit e-channel lainnya dengan tetap memperhatikan limit keseluruhan layanan e-channel yang diberikan oleh Bank.
  4. Transaksi yang dilakukan di luar Cut-off time yang ditentukan oleh Bank akan diproses pada hari kerja berikutnya.
VII. BIAYA (-BIAYA) DAN DENDA

Nasabah berkewajiban untuk membayar biaya-biaya (antara lain pada: biaya-biaya sehubungan dengan layanan yang dikehendaki Nasabah misalnya Biaya transfer ke bank lain, Biaya pembayaran, dll) dan biaya-biaya lainnya yang berlaku pada Bank sehubungan dengan pelaksanaan Transaksi Perbankan. Mengenai jumlah dan pelaksanaan pendebitan biaya (-biaya) tersebut dilakukan sesuai Ketentuan Tarif yang berlaku pada Bank dan tercantum pada menu Pre-Login – Informasi Produk & Syarat Ketentuan.

VIII. KUASA
  1. Nasabah dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet biaya-biaya yang terkait dengan layanan D-Bank dimana biaya tersebut tercantum pada menu Pre-Login – Informasi Produk & Syarat Ketentuan.
  2. Kuasa yang diberikan Nasabah dalam Ketentuan Umum ini diberikan dengan hak substitusi dan selama Nasabah menggunakan layanan D-Bank dan selama kewajiban-kewajiban Nasabah kepada Bank belum dipenuhi sepenuhnya, maka kuasa tersebut tidak dapat dicabut kembali ataupun tidak akan berakhir karena alasan apapun, termasuk pada sebab-sebab yang disebut dalam pasal 1813 Kitab Undang-undang Hukum Perdata dan kuasa tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Ketentuan Umum ini.
IX. LARANGAN
  1. Hak penggunaan layanan D-Bank tidak boleh dialihkan dengan alasan apapun juga, baik sebagian atau seluruhnya, untuk sementara atau selamanya, kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank. Nasabah bertanggung jawab atas segala bentuk penyalahgunaan layanan D-Bank termasuk baik transaksi finansial maupun non finansial.
  2. Nasabah dilarang memberitahukan secara apapun kepada siapapun dan dengan cara apapun juga Kode Akses dan PIN, serta keterangan, dokumen dan apapun yang diterima Nasabah, selama dan setelah penggunaan layanan D-Bank berlangsung.
  3. Nasabah mengetahui dan dengan ini menyetujui bahwa tiap-tiap pelanggaran atas ketentuan sebagaimana dimaksud pada butir IX mengenai Larangan angka 1 dan 2. Ketentuan Umum ini menimbulkan hak bagi Bank untuk menghentikan/ mengakhiri layanan D-Bank yang telah digunakan Nasabah dengan pemberitahuan terlebih dahulu.
X. PERNYATAAN DAN JAMINAN
  1. Nasabah menyatakan dan menyetujui bahwa instruksi-instruksi yang diberikan Nasabah kepada Bank untuk melaksanakan Transaksi Perbankan melalui Aplikasi D-Bank yang pelaksanaannya memerlukan/menggunakan User ID/Email, Password dan m-PIN diakui sebagai instruksi yang sah dan sekaligus sebagai tanda persetujuan Nasabah atas dilaksanakannya suatu transaksi serta instruksi-instruksi tersebut memiliki kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani Nasabah dan sah mengikat sebagai bukti, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  2. Nasabah dengan ini menyatakan dan menyetujui bahwa Bank berhak untuk mencatat/merekam setiap instruksi Nasabah yang disampaikan melalui Aplikasi D-Bank, dan bukti instruksi dan/atau percakapan tersebut (baik dalam bentuk bukti transaksi, dan/atau tape/cartidge, dan/atau salinan atas bukti-bukti tersebut) disetujui sebagai bukti yang sah dan mengikat.
  3. Nasabah telah mengetahui dan memahami prosedur Transaksi melalui Aplikasi D-Bank memiliki risiko yang mungkin timbul, yaitu antara lain:
    • Penyalahgunaan Aplikasi D-Bank karena kelalaian/kekeliruan di dalam memasukkan data/instruksi kepada Bank yang dapat mengakibatkan antara lain :
      • terjadinya transaksi-transaksi yang mungkin timbul oleh Nasabah dan dinyatakan dilakukan oleh orang lain yang tidak berhak;
      • data Nasabah dipergunakan oleh pihak lain yang tidak berhak;
      • User ID/Email, Password dan m-PIN diketahui oleh orang lain termasuk keluarga.
    • Terjadinya keterlambatan/kegagalan akses maupun terjadi keterlambatan/kegagalan di dalam penyediaan informasi/data Transaksi Perbankan pada Aplikasi D-Bank dan/atau eksekusi transaksi yang instruksinya disampaikan melalui Aplikasi D-Bank yang antara lain disebabkan oleh: force majeure, dilakukannya perbaikan atau pemasangan atau penggunaan D-Bank yang menyimpang dari yang telah ditetapkan oleh Bank berdasarkan Ketentuan Umum ini maupun sebab-sebab lain yang terjadi di luar kemampuan/kendali Bank.
    • Data/informasi yang disajikan Bank melalui Aplikasi D-Bank tidak benar/menjadi rusak karena adanya gangguan dari pihak-pihak yang berusaha melakukan tindakan penyusupan untuk merusak data atau pihak ketiga lainnya yang beritikad tidak baik.
  4. Bank bertanggungjawab atas kelancaran operasional sistem yang dikelola oleh Bank, dan Nasabah setuju bawha kegagalan pada sistem dan/atau sarana komunikasi yang disebabkan oleh hal-hal di luar kendali Bank atau gagalnya sistem karena Nasabah tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku untuk masing-masing Layanan menjadi risiko dan tanggung jawab Nasabah. Sehubungan dengan hal tersebut, Nasabah setuju dan dengan ini memberikan kuasa Bank untuk melakukan koreksi atas Rekening Nasabah yang terkait dengan Transaksi Perbankan yang dilakukan Nasabah dan apabila pada saat koreksi dilakukan ternyata dana pada Rekening Nasabah tidak mencukupi, maka Nasabah dengan ini setuju untuk membayar secara tunai dan lunas kepada Bank pada saat pemberitahuan pertama dari Bank kepada Nasabah.
  5. Nasabah dengan ini menyatakan bahwa Bank telah memberikan penjelasan yang cukup mengenai karakteristik Aplikasi D-Bank dan Nasabah telah mengerti serta memahami segala konsekuensi pemanfaatan Aplikasi D-Bank, termasuk manfaat, resiko, dan biaya-biaya yang melekat pada Aplikasi D-Bank.
  6. Nasabah dengan ini menyatakan tunduk dan terikat pada Syarat-syarat Umum Aplikasi D-Bank dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia dan kelaziman yang berlaku bagi perbankan, serta ketentuan lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia sehubungan dengan layanan Transaksi Perbankan melalui media elektronis termasuk Aplikasi D-Bank, Setiap perubahan/penggantian Syarat-syarat Umum Aplikasi D-Bank tersebut akan diberitahukan kepada Nasabah melalui sarana yang tersedia pada Bank termasuk sarana media tertulis atau media elektronik sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
  7. Nasabah dengan ini setuju dan mengakui bahwa Bank berhak untuk memperbaiki/mengubah/melengkapi ketentuan Umum ini (“Perubahan”). Untuk keperluan tersebut, Bank akan memberitahukan kepada Nasabah dalam jangka waktu yang wajar atau yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku melalui kantor-kantor cabang Bank dan/atau melalui media komunikasi lainnya sesuai data yang terakhir terdata pada Bank.
XI. FORCE MAJEURE
  1. Tidak ada satu pihakpun yang dinyatakan telah melakukan kelalaian/pelanggaran terhadap isi/ketentuan ini apabila hal tersebut disebabkan karena force majeure.
  2. Hal-hal yang termasuk force majeure dalam Perjanjian ini adalah peristiwa atau kejadian yang berada di luar kemampuan manusia, termasuk namun tidak terbatas pada sabotase, peperangan, dikeluarkannya peraturan/kebijaksanaan Pemerintah, bencana alam, huru-hara, epidemi, kebakaran dan tidak dapat digunakannya Layanan Retail Internet Banking karena terjadinya disaster yang antara lain disebabkan oleh perangkat/peralatan Bank mengalami gangguan listrik atau komunikasi atau sistem terkena virus.
  3. Dalam hal terjadi Force Majeure terhadap salah satu pihak, maka pihak itu berkewajiban segera mungkin memberitahukan pihak lainnya dengan cara apapun yang mungkin atas timbulnya keadaan Force Majeure tersebut, menyampaikan pemberitahuan selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja terhitung setelah berakirnya keadaan Force Majeure tersebut.
  4. Apabila pihak yang mengalami keadaan Force Majeure tersebut lalai untuk memberitahukan kepada pihak lainnya dalam kurun waktu sebagaimana ditentukan dalam Ketentuan Umum ini, maka seluruh kerugian yang mungkin timbul menjadi heban dan tanggung jawab pihak yang mengalami Force Majeure tersebut.
XII. MEDIA PEMBERITAHUAN TRANSAKSI
    Hal-hal yang berkaitan dengan media komunikasi transaksi yang digunakan adalah Inbox (Kotak Pesan) pada Aplikasi D-Bank, SMS, maupun Email.
XIII. HUKUM YANG BERLAKU DAN JURISDIKSI
  1. Keabsahan, penafsiran, dan pelaksanaan dari Ketentuan Umum ini diatur dan tunduk pada hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia.
  2. Hal-hal yang berkaitan dengan Ketentuan Umum ini dan segala akibatnya, Nasabah memilih domisili hukum yang tetap dan seumumnya pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri di tempat kantor Cabang asal, yang demikian dengan tidak mengurangi hak Bank/Nasabah untuk mengajukan gugatan/ tuntutan hukum kepada salah satu pihak di hadapan pengadilan-pengadilan lain di manapun juga di seluruh Indonesia sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
XIV. PROSEDUR PELAYANAN DAN PENYELESAIAN PENGADUAN NASABAH
  1. Nasabah dapat mengajukan pengaduan atas transaksi/layanan perbankan kepada Bank (c.q. Kantor Cabang Bank yang terdekat atau Hello Danamon secara lisan maupun tertulis, namun tidak termasuk pengaduan melalui pemberitaan di media massa.
  2. Nasabah tidak dikenakan biaya atas pelayanan dan penyelesaian pengaduan Nasabah yang disampaikan kepada Bank, baik secara lisan maupun tertulis.
  3. Pengaduan yang dilakukan secara lisan akan diselesaikan dalam waktu 2 (dua) hari kerja sejak pengaduan diterima oleh Bank.
  4. Dalam hal penyelesaian pengaduan secara lisan tidak dapat diselesaikan oleh Bank dalam jangka waktu 2 hari kerja, maka Bank berhak meminta kepada Nasabah untuk mengajukan pengaduan secara tertulis dengan disertai dengan dokumen pendukung yang dipersyaratkan oleh Bank.
  5. Penanganan penyelesaian pengaduan tersebut akan diselesaikan dan pemberitahuannya akan disampaikan secara tertulis kepada Nasabah dalam jangka waktu selambat-lambatnya 20 (dua puluh) Hari Kerja terhitung sejak Nasabah memberikan laporan atau pengaduan kepada Bank dan diterimanya dokumen-dokumen terkait yang diminta oleh Bank sehubungan dengan penanganan penyelesaian pengaduan tersebut. Dalam kondisi tertentu (misalnya transaksi yang diadukan memerlukan penelitian lebih lanjut atau ada keterlibatan pihak ketiga di luar Bank), jangka waktu tersebut dapat diperpanjang hingga 20 (dua puluh) Hari Kerja berikutnya.
  6. Dalam hal terdapat kondisi tertentu, Bank berhak melakukan perpanjangan waktu sesuai ketentuan yang berlaku pada Bank yang sebagaimana dimaksud pada butir 3 berakhir, yaitu :
    • Kantor Bank yang menerima pengaduan tidak sama dengan Kantor Bank tempat terjadinya permasalahan yang diadukan dan terdapat kendala komunikasi diantara kedua Kantor Bank tersebut.
    • Transaksi keuangan yang diadukan oleh Nasabah dan/atau perwakilan Nasabah memerlukan penelitian khusus terhadap dokumen-dokumen Bank.
    • terjadi Force Majeure sebagaimana dimaksud dalam butir XI.2 Syarat dan Ketentuan Umum ini dan/atau terjadi sebab-sebab lain yang berada di luar kendali Bank dan dalam hal ini Bank telah melakukan langkah-langkah perbaikan yang wajar sesuai kelaziman dalam praktek perbankan.
  7. Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, Bank dan Nasabah dengan ini sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dimaksud melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan Indonesia (LAPSPI) atau Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dengan tidak mengurangi hak Bank Danamon untuk mengajukan gugatan atau tuntutan melalui Pengadilan Negeri lainnya dalam wilayah Republik Indonesia. Keputusan LAPSPI atau Pengadilan Negeri bersifat final dan mengikat bagi Bank dan Nasabah
XV. LAIN-LAIN
  1. Dengan ini Bank dan Nasabah sepakat dan setuju terhadap layanan D-Bank yang disediakan Bank kepada Nasabah berlaku syarat-syarat dan ketentuan dalam Ketentuan Umum ini.
  2. Ketentuan Umum ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Syarat dan Ketentuan Umum Rekening dan Layanan Perbankan, serta Syarat dan Ketentuan Umum untuk masing-masing produk/ layanan perbankan untuk masing-masing produk/layanan yang berlaku pada Bank.
  3. Jika ada satu ketentuan dalam Ketentuan Umum ini yang oleh karena suatu ketetapan Pemerintah atau pengadilan dilarang atau tidak dapat dilaksanakan atau menjadi tidak berlaku atau dinyatakan batal demi hukum, hal tersebut tidak mempengaruhi keabsahan ketentuan lainnya dalam  Ketentuan Umum  ini, dan ketentuan-ketentuan lainnya tersebut tetap berlaku dan mengikat serta dapat dilaksanakan sebagaimana ditentukan dalam Ketentuan Umum ini. Terkait dengan hal tersebut Nasabah wajib membuat dan menandatangani dokumen yang berisikan ketentuan yang memenuhi persyaratan Bank sebagai pengganti ketentuan yang dilarang atau tidak dapat dilaksanakan tersebut.
  4. Apabila pada saat permohonan ini diajukan, Nasabah yang bersangkutan belum dapat melengkapi dokumen yang dipersyaratkan oleh peraturan perundangan yang berlaku atau yang disyaratkan oleh Bank, maka Pemohon dengan ini setuju untuk segera melengkapi persyaratan dimaksud dan menyerahkannya kepada Bank serta menerima segala konsekuensi yang timbul jika persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi.
  5. Dalam hal terdapat inkonsistensi antara Ketentuan Umum ini dengan media pemasaran (termasuk namun tidak terbatas pada brosur, syarat dan ketentuan ketentuan produk), para pihak sepakat bahwa ketentuan yang berlaku adalah sebagaimana diatur dalam Ketentuan Umum ini.
  6. Bank akan menginformasikan dalam hal terdapat perubahan manfaat, biaya, risiko kepada Nasabah melalui media komunikasi yang tersedia pada Bank dan dalam hal Nasabah tidak setuju dengan adanya perubahan tersebut, maka Nasabah dapat mengirimkan pernyataan keberatannya kepada Bank dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak perubahan dikirimkan/diumumkan melalui media komunikasi yang tersedia pada Bank. Apabila Nasabah tidak menyetujui Perubahan tersebut, Nasabah berhak menutup/mengakhiri produk dan/atau layanan yang telah diperoleh, denagn terlebih dahulu menyelesaikan seluruh kewajiban Nasabah yang masih terhutang kepada Bank. Dengan lewatnya waktu tersebut di atas, Nasabah setuju bahwa Bank akan menganggap Nasabah menyetujui perubahan tersebut.
  7. Keabsahan, penafsiran dan pelaksanaan dari layanan D-Bank ini diatur dan tunduk pada hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
  8. Judul dan istilah-istilah yang dipergunakan dalam Ketentuan Umum ini semata-mata bertujuan untuk mempermudah pemahaman atas isi layanan D-Bank ini.
  9. Terhadap layanan/ fasilitas perbankan lainnya yang tidak diatur dalam Ketentuan Umum ini, akan diatur secara terpisah dan merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Ketentuan Umum ini.
  10. Nasabah bersedia untuk menandatangani dokumen tambahan yang sewajarnya diperlukan/ dipersyaratkan oleh Bank sehubungan dengan layanan D-Bank.
XVI. PERINGATAN
    Hati-hati terhadap penipuan. Pastikan Anda berhati-hati dan tidak tertipu oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Bank dengan menjanjikan Hadiah. Segala bentuk penipuan ataupun perbuatan lainnya yang dilakukan oleh pihak lain/ketiga yang dikaitkan dengan aplikasi D-Bank Registration ini berada di luar kewenangan Bank.
LAYANAN INFORMASI

    Hello Danamon : 1-500-090

    Alamat email : hellodanamon@danamon.co.id

    Website : www.danamon.co.id